Menaikkan Tinggi Badan

Jumat, Juni 1st 2018. | artikel

Menaikkan Tinggi Badan

Mempunyai badan yang tinggi merupakan idaman setiap orang. Ya, tinggi badan yang cukup tinggi membuat penampilan seseorang terlihat lebih baik dan juga dapat menunjang aktivitasnya. Namun, untuk mencapai tinggi badan yang diidamkan mungkin tidak semudah itu. Tak heran, banyak orangtua membiasakan anaknya untuk melakukan olahraga renang sebagai salah satu upaya untuk menambah tinggi badan anak. Namun, apakah benar renang dapat menambah tinggi badan?

Renang dapat menaikkan tinggi badan, apa benar?

Renang menjadi salah satu olahraga yang diandalkan untuk membantu menambah tinggi badan anak. Banyak orangtua yang telah mengajarkan anaknya sedari kecil dengan harapan anak bisa tumbuh tinggi melebihi orangtuanya. Ini memang tidak salah.

Renang bisa menjadi salah satu olahraga paling baik yang dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan anak. Tapi, perlu digarisbawahi bahwa tidak hanya olahraga renang saja. Olahraga lainnya juga dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan anak karena saat olahraga hormon pertumbuhan dilepaskan oleh tubuh.

Bagaimana renang bisa menaikkan tinggi badan ?

Renang dapat memicu pelepasan hormon pertumbuhan yang mendukung pertumbuhan tinggi badan. Selain itu, hampir semua otot-otot dalam tubuh terpakai (bekerja) saat berenang sehingga dapat membantu menambah tinggi badan anak. Otot, terutama otot kaki, lengan, tulang belakang, dan dada banyak diberikan penekanan saat berenang. Hal ini dapat meningkatkan fungsi otot dan juga meningkatkan pelepasan energi. Memang, menggerakkan tubuh dalam air bisa lebih sulit dibandingkan menggerakkan tubuh di udara.

Renang juga dianggap dapat membantu perpanjangan tulang belakang dan kaki, sehingga akhirnya dapat menambah tinggi badan. Tapi, jangan lupa untuk melakukan latihan peregangan sebelum berenang. Sebaiknya, perkenalkan olahraga renang kepada anak sedini mungkin. Berenang dapat menstimulasi tumbuh kembang anak dan juga membawa manfaat lainnya. Berenang memungkinkan anak untuk menghirup lebih banyak oksigen. Oksigen ini kemudian dapat membantu tubuh anak dalam memperbaiki sel-sel yang rusak.

Menaikkan Tinggi Badan

Apa saja faktor yang memengaruhi tinggi badan seseorang?

Perlu diingat bahwa, terdapat banyak faktor yang memengaruhi tinggi badan (bukan hanya olahraga saja). Ketika semua faktor tersebut tidak didukung, maka pertumbuhan tinggi badan juga tidak dapat berjalan dengan optimal. Jadi, jika Anda mengandalkan renang saja tanpa memenuhi kebutuhan nutrisi anak, maka pertumbuhan tinggi badan anak pun akan terhambat.

Dua faktor utama yang menaikkan tinggi badan seseorang adalah genetik dan lingkungan. Jika kedua orangtua tinggi, maka anaknya dengan mudah bisa mencapai tinggi badan yang tinggi. Sedangkan, jika kedua orangtua pendek, maka anaknya mempunyai tinggi badan yang mungkin tidak jauh dari orangtuanya. Inilah yang disebut dengan faktor genetik atau keturunan.

Namun, jangan berkecil hati, faktor genetik ini bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Jadi, jika faktor lingkungan mendukung anak untuk tumbuh lebih tinggi, maka bisa saja anak lebih tinggi dari orangtuanya. Oleh karena itu, tetap perhatikan nutrisi, olahraga, dan kualitas tidur anak sebagai upaya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Nutrisi baik. Tentu, nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pertumbuhan tinggi badan. Jadi, usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Berikan anak makanan yang mengandung protein tinggi. Protein dapat mendukung pertambahan tinggi badan anak.

Cukup tidur. Anak membutuhkan tidur setidaknya selama 10-12 jam per malam. Saat tidur, sel-sel dalam tubuh bekerja untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Tanpa tidur yang cukup, anak tidak dapat tumbuh dengan baik.

Olahraga rutin. Pastikan anak untuk bergerak aktif. Anak yang aktif dapat memiliki pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang hanya menghabiskan waktunya di depan televisi. Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang bisa membuat anak tetap aktif, sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Apakah Pull Up bisa menaikkan tinggi badan ?

Menaikkan Tinggi Badan

Jakarta – Selamat pagi Dok. Saya mau tanya nih Dok, apakah dengan berolahraga pull up bisa menambah tinggi badan? Jika bisa, apakah itu baik bagi kesehatan tubuh? Karena kata teman saya sih bisa Dok, dia sejak dari kecil rajin berolahraga pull up. Tolong penjelasannya ya Dok, Terimakasih.

Antonius Tendi (Pria, 16 tahun)

antonius.XXXXX@gmail.com

Tinggi 167 cm, berat 45 kg

Jawaban

Tinggi badan akan maksimal pada usia 18 tahun dan sebelum usia itu tercapai berbagai kemungkinan hambatan ataupun percepatan pertumbuhan tinggi badan dapat saja terjadi. Latihan mengangkat beban berat secara berlebihan tidak dianjurkan karena akan menghambat pertumbuhan sedangkan olahraga renang yang melatih pertumbuhan otot dan tulang secara menyeluruh ataupun latihan yang banyak mengandung unsur melompat seperti bola basket, bulutangkis dipercaya mampu memacu pertumbuhan.

Latihan chin up sendiri melatih otot-otot tubuh bagian atas dan tidak akan memberikan tekanan pada sumbu tulang sebagaimana yang terjadi pada latihan melompat pada bola basket, namun pada saat itu terjadi peregangan tulang belakang akibat tarikkan dari tubuh bagian bawah yang dapat membuat tulang belakang menjadi lebih lurus. Karena itu bagi yang menderita skoliosis yaitu kelainan tulang belakang berbentuk ‘S’ ataupun ‘C’ sangat terbantu dengan jenis latihan ini sehingga tulang belakangnya menjadi lebih lurus dan menjadi lebih tinggi.

 

Itu sebabnya latihan tersebut harus dilakukan secara teratur agar kesembuhan sementara dari skoliosis dan tinggi badan tersebut dapat tetap dipertahankan. Kesimpulannya latihan chin up berguna untuk meluruskan tulang belakang namun tidak berarti menaikkan tinggi badan secara permanen

tags: , , , ,