Cara Mengukur Tinggi Badan

Kamis, Mei 24th 2018. | artikel

Cara Mengukur Tinggi Badan

CARA MENGUKUR TINGGI DAN BERAT BADAN

Tinggi badan dan berat badan merupakan variabel yang banyak digunakan dalam menentukan status gizi dan status kesehatan seseorang. Dengan melakukan pengukuran variabel tersebut dengan benar akan dapat mengurangi bias / error yang dihasilkan. Terkadang seorang individu bisa saja melakukan kesalahan interpretasi maupun diagnosis apabila data yang digunakan tidak diambil dengan cara yang benar. Untuk itu artikel ini akan memberikan informasi terkait cara mengukur variabel-variabel tersebut.

  1. Tinggi badan

Cara berdiri yang benar dan alat ukur yang pas dengan rangka tubuh adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara mengukur tinggi badan. Anak-anak yang sudah dapat berdiri tegap dan orang dewasa pada umumnya diukur menggunakan Microtoise (stature meter) atau Shortboard. Berikut adalah cara melakukan pengukuran tinggi badan yang benar:

 

Pilih bidang vertikal yang datar (misalnya tembok/ bidang pengukuran lainnya) sebagai tempat untuk meletakkan

Pasang Microtoise pada bidang tersebut dengan kuat dengan cara meletakkannya di dasar bidang / lantai), kemudian tarik ujung meteran hingga 2 meter ke atas secara vertikal / lurus hingga Microtoise menunjukkan angka nol.

Pasang penguat seperti paku dan lakban pada ujung Microtoise agar posisi alat tidak bergeser (hanya berlaku pada Microtoise portable).

Cara memasang Microtoise

 

Mintalah subjek yang akan diukur untuk melepaskan alas kaki (sepatu dan kaos kaki) dan melonggarkan ikatan rambut (bila ada)

Persilahkan subjek untuk berdiri tepat di bawah Microtoise.

Pastikan subjek berdiri tegap, pandangan lurus ke depan, kedua lengan berada di samping, posisi lutut tegak / tidak menekuk, dan telapak tangan menghadap ke paha (posisi siap).

Setelah itu pastikan pula kepala, punggung, bokong, betis dan tumit menempel pada bidang vertikal / tembok / dinding dan subjek dalam keadaan rileks.

Turunkan Microtoise hingga mengenai / menyentuh rambut subjek namun tidak terlalu menekan (pas dengan kepala) dan posisi Microtoise tegak lurus.

Catat hasil pengukuran

Posisi Mengukur tinggi badan yang benar

 

  1. Berat badan

 

Berat badan merupakan jumlah cairan, lemak, otot, dan mineral tulang di dalam tubuh manusia. Berat badan seseorang dapat diketahui dengan beberapa cara, namun yang paling sederhana adalah melakukan penimbangan menggunakan timbangan berat badan yang dinyatakan dalam satuan kilogram (Kg). Timbangan berat badan yang digunakan dapat berupa timbangan digital maupun timbangan jarum. Prosedur penimbangan berat badan untuk orang dewasa dapat dilakukan dengan cara berikut:

 

Pengukuran berat badan hendaknya dilakukan setelah sisa-sisa makanan divperut kosong dan sebelum makan (waktu yang dianjurkan adalah di pagi hari).

Letakkan alat timbangan berat badan di tempat yang datar.

Sebelum melakukan penimbangan, hendaknya timbangan digital/jarum dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan berat standar. Jika hasilnya sesuai maka alat timbang dapat digunakan. Berat standar dapat menggunakan air mineral dalam botol 1,5 L sebanyak 4 buah (Berat jenis air adalah 1 gram /ml) sehingga hasil pengukuran yang dihasilkan akan menunjukkan nilai 6 kg ataupun menggunakan benda lain yang memiliki berat standar seperti dumbbell 5 kg.

Timbangan berat badan

 

Setelah alat siap. Mintalah subjek untuk melepaskan alas kaki (sepatu dan kaos kaki), asesoris yang digunakan (jam, cincin, gelang kalung, kacamata, dan lain-lain yang memiliki berat maupun barang yang terbuat dari logam lainnya) dan pakaian luar seperti jaket. Saat menimbang sebaikya subjek menggunakan pakaian seringan mungkin untuk mengurangi bias / error saat pengukuran.

Setelah itu mintalah subjek untuk naik ke atas timbangan, kemudian berdiri tegak pada bagian tengah timbangan dengan pandangan lurus ke depan.

Pastikan pula subjek dalam keadaan rileks / tidak bergerak-gerak.

Catat hasil pengukuran dalam satuan kilogram (Kg).

Cara Mengukur Tinggi Badan

cara mengukur tinggi badan sendiri

Mengukur sendiri tinggi tubuh itu mudah, asalkan Anda tahu caranya. Anda juga bisa mengukurnya kapan saja Anda mau. Bacalah artikel ini untuk mengetahui cara mengukur tinggi badan Anda secara cepat dan akurat.

Metode cara mengukur tinggi badan dengan pita

Gambar berjudul Measure Your Height by Yourself Step 1

  1. Kumpulkanlah alat-alat yang dibutuhkan untuk mengukur diri Anda. Pastikan Anda memiliki alat-alat berikut ini: Pita ukur, penggaris, atau meteran, Cermin, Pensil, Kotak kecil atau buku tebal
  2. Pilihlah tempat yang tepat untuk mengukur diri Anda. Ambillah lokasi yang memenuhi persyaratan berikut ini: Carilah lantai datar dan kosong yang bersebelahan dengan dinding. Carilah tempat dimana Anda dapat berdiri dengan punggung yang menempel ke dinding. Carilah tempat dimana Anda dapat berikan tanda kecil dengan pensil pada dindingnya.[1] Berdirilah di atas lantai keras yang terbuat dari beton, ubin, atau kayu. Hindarilah lantai yang dilapisi karpet atau permadani. Cobalah untuk mencari tempat di sebelah pintu atau di sudut supaya dapat menjadi petunjuk bagi pita ukur Anda. Cobalah untuk mencari lokasi yang berhadapan dengan cermin sehingga Anda tidak perlu menggunakan cermin tangan.
  3. Siapkanlah diri Anda sebelum mengukur tinggi badan. Lakukanlah hal-hal berikut ini: Lepaskanlah kaus kaki dan sepatu Anda. Ukur tinggi Anda ketika bertelanjang kaki karena sandal jepit, sandal, dan bahkan kaus kaki akan mempengaruhi hasil pengukuran.[2] Lepaskan semua benda dari kepala Anda. Jangan memakai topi, bando, atau mengikat rambut. Biarkan rambut Anda terurai.[3] Berdirilah dengan kedua kaki Anda dan punggung menempel ke dinding. Berdirilah setegak mungkin dengan tumit, punggung, bahu, dan kepala menyentuh dinding. Angkat dagu Anda dan pandanglah lurus ke depan.[4]
  1. Ikutilah cara-cara di bawah ini untuk mengukur diri Anda. Pastikanlah Anda dapat meraih barang-barang yang dibutuhkan saat mengukur diri Anda. Peganglah kotak dengan satu tangan dan cermin serta pensil di tangan lainnya. Angkat kotak kecil ke atas kepala Anda dan tempelkan ke dinding. Gunakan cermin untuk memastikan kotak tersebut sejajar dengan lantai dan tegak lurus dengan dinding, membentuk sudut yang tepat. [5] Jangan memiringkan kotak tersebut karena akan menghasilkan pengukuran yang tidak akurat.
  1. Tandai ujung kepala Anda pada dinding dengan pensil. Pastikan untuk tidak menggerakkan kotak atau jari Anda ketika melakukan hal ini.

Tandai bagian bawah kotak Anda pada dinding. Tahan posisi kotak dan cobalah untuk berpindah tempat dari bawah kotak itu.

Cobalah untuk meletakkan jari Anda di bawah kotak dan tahan posisinya ketika Anda berpindah tempat.

Anda dapat membuat tanda tanpa berpindah dari posisi Anda.

Gambar berjudul Measure Your Height by Yourself Step 6

  1. Ukurlah panjang dari lantai hingga tanda pensil dengan pita ukur. Jagalah pita ukur untuk tetap menempel pada dinding. Apabila pita ukur Anda terlalu pendek untuk mengukur tinggi Anda sepenuhnya, cobalah ukur setinggi mungkin dan buatlah tanda dengan pensil pada dinding. Catat hasil pengukurannya. Teruslah mengukur hingga Anda mencapai tanda pensil yang Anda buat dengan kotak. Jumlahkan hasil pengukuran tersebut untuk mendapatkan tinggi Anda.

Metode cara mengukur tinggi badan

Menggunakan Stadiometer

 

  1. Carilah sebuah stadiometer untuk membantu mengukur tinggi Anda. Carilah sebuah stadiometer di ruang kerja dokter atau di gimnasium.[6]

Carilah stadiometer digital sebisa mungkin. Menggunakan stadiometer digital dapat memberikan hasil yang lebih akurat.

Carilah stadiometer yang terdiri dari penggaris dan penggeser datar yang Anda dapat atur untuk diletakkan pada kepala Anda.

Cobalah bertanya kepada dokter cara menukur tinggi badan dengan stadiometer.

Gambar berjudul Measure Your Height by Yourself Step 8

2

Siapkanlah diri Anda sebelum mengukur tinggi badan. Lakukanlah hal-hal berikut ini:

Lepaskanlah kaus kaki dan sepatu Anda. Ukur tinggi Anda ketika bertelanjang kaki karena sandal jepit, sandal, dan bahkan kaus kaki akan mempengaruhi hasil pengukuran.[7]

Lepaskan semua benda dari kepala Anda. Jangan memakai topi, bando, atau mengikat rambut. Bersandarlah pada stadiometer untuk menjaga rambut Anda tetap rata.[8]

Berdirilah di atas platform stadiometer dengan kedua kaki Anda dan punggung menempel ke dinding. Berdirilah setegak mungkin dengan tumit, punggung, bahu, dan kepala menyentuh dinding. Angkat dagu Anda dan pandanglah lurus ke depan.[9]

Gambar berjudul Measure Your Height by Yourself Step 9

3

Aturlah lengan pengukur stadiometer ke atas kepala Anda. Lengan pengukur tersebut dapat bergerak ke atas dan ke bawah. [10]

Pastikanlah agar lengan pengukur tersebut berkerja dengan benar sebelum mengukur diri Anda.

Anda mungkin perlu untuk melipat lengan pengukur tersebut untuk tegak lurus dengan lantai.

Cara Mengukur Tinggi Badan

4 Lihatlah tinggi Anda pada stadiometer. Menjauhlah dari bawah lengan pengukur tersebut setelah Anda mengaturnya dengan tepat dan melihat hasil pengukuran.

Tinggi Anda akan ditunjukkan pada tiang vertikal stadiometer.

Lihatlah pada panah yang menunjuk ke hasil pengukuran di bawah lengan pengukur.

Stadiometer digital akan menampilkan tinggi Anda pada sebuah layar kecil.

Metode

Menggunakan Penggaris Sementara

Gambar berjudul Measure Your Height by Yourself Step 11

  1. Buatlah penggaris Anda sendiri dengan menggunakan uang sepuluh ribu rupiah, benang, selotip, dan spidol.[11] Ukurlah tinggi Anda menggunakan penggaris sementara jika Anda tidak memiliki pita ukur atau penggaris standar. Pertimbangkanlah metode ini jika Anda perlu mengetahui tinggi Anda secepatnya dan tidak sempat untuk mencari penggaris. Pengukuran ini tidak bersifat mutlak.
  2. Gunakan uang kertas dalam membantu Anda untuk membuat penggaris Anda. Membuat penggaris dengan menggunakan uang sepuluh ribu sangatlah mudah karena uang sepuluh ribu di Indonesia (tahun emisi 2005 desain baru) memiliki panjang 145 mm. Letakkan uang di sebelah benang. Letakkan uang dan penggaris dengan tangan Anda. Tandai ujung uang pada benang menggunakan spidol dan ulangi hingga mencapai 180 cm. Gunakan kertas lain apabila Anda tidak memiliki uang sepuluh ribu.
  3. Gunakan penggaris sementara seperti Anda menggunakan penggaris biasa. Lekatkan seutas benang pada dinding menggunakan selotip. Pastikan jangan sampai benang terputus. Berdirilah tegak dengan kaki dan punggung Anda menempel ke dinding. Tandai ujung kepala Anda pada benang. Lihatlah benang untuk mengetahui tinggi Anda.
tags: , , , ,