Cara Membuat Ramuan Peninggi Badan

Jumat, Juni 1st 2018. | artikel

Makanan Penambah Tinggi Badan Balita

Orangtua pasti menginginkan anak mereka tumbuh berkembang dengan tinggi badan ideal. Gizi yang cukup dapat menunjuang pertumbuhan anak.

Jangan sampai anak mengalami tubuh pendek (stunting) karena kurangnya asupan nutrisi.

Apa yang anak konsumsi memainkan peran penting dalam mengembangkan tubuh sampai periode tertentu. Memang, tinggi badan seseorang juga tergantung pada gen sampai batas tertentu, namun tidak bisa mengabaikan fakta bahwa beberapa makanan juga membantu seseorang untuk tumbuh lebih tinggi.

Anak perempuan dan anak laki-laki berhenti tumbuh tinggi setelah usia tertentu.

Dilansir Boldsky, berikut adalah 10 daftar makanan penambah tinggi badan balita

  1. Lobak kaya akan hormon pertumbuhan. Lobak dapat membantu meningkatkan tinggi badan. Karena lobak kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Lobak dapat membantu meningkatkan hormon dalam tubuh, untuk meningkatkan tinggi badan. Lobak tersedia di seluruh dunia. Pada anak, ibu dapat berkreasi menu apa saja dengan bahan baku lobak.
  2. Telur kaya akan protein yang memainkan peran penting dalam meningkatkan tinggi badan. Anda harus memastikan bahwa anak mengonsumsi telur setiap hari, karena tidak hanya dapat membantu untuk memberikan tubuh yang sehat tetapi juga membantu untuk menunjang tinggi badan. Telur rebus atau telur dadar untuk sarapan pagi setiap hari baik bagi anak.
  3. Bayam adalah sayuran super untuk anak Anda karena membantu anak memiliki sistem kekebalan yang kuat dan bagus untuk meningkatkan tinggi badan baik. Saat menyusui, ibu juga baik mengonsumsi sayuran hijau untuk membuat sistem kekebalan tubuh anak-anak yang lebih kuat. Bayam berisi dua nutrisi penting yaitu kalsium dan zat besi yang akan memastikan anak Anda tumbuh lebih tinggi.
  4. Buah-buahan seperti mangga, buah persik dan masih banyak lagi yang kaya vitamin A. Buah memastikan tinggi anak ideal. Selain pola makan, mengkonsumsi buah-buahan dapat membantu menguatkan kekebalan tubuh dan baik untuk pertumbuhan tulang.
  5. Gandum adalah makanan efektif yang akan membantu menambah tinggi badan. Gandum adalah pilihan sehat dengan vitamin B dan zat besi. Anak baik untuk mengkonsumsi roti gandum dan pasta untuk meningkatkan tinggi badan.
  6. Sumber vitamin D dan kalsium juga terdapat pada yogurt. Yogurt sangat penting untuk pertumbuhan anak. Memberi anak makan dengan yogurt bersama dengan beberapa buah-buahan segar ditambah keju kaya dengan vitamin D, protein dan kalsium.
  7. Ayam adalah sumber protein yang juga dapat memungkinkan anak Anda untuk tumbuh lebih tinggi. Anda harus mulai mengolah berbagai resep ayam serta daging untuk meningkatkan tinggi badan anak.
  8. Wortel kaya akan vitamin A, yang terbukti bermanfaat dalam dalam tubuh. Dengan jumlah vitamin tertinggi dalam wortel, baik bagi tubuh asal tidak berlebihan.
  9. Susu adalah sumber kalsium paling kaya yang akan membantu memperkuat tulang dalam tubuh manusia dan juga meningkatkan tinggi badan. Anak harusmengkonsumsi susu setiap hari di pagi hari untuk memastikan tubuh yang sehat.
  10. Kedelai membantu dalam mendukung pertumbuhan yang sehat bagi otot dan tulang dalam tubuh. Kedelai adalah sumber protein terbaik. (cr1/JPG)

Makanan Penambah Tinggi Badan Balita

Seseorang yang memiliki tinggi badan ideal dirasa lebih menarik dan punya kepercayaan diri tinggi. Selain itu, kondisi ini juga memungkinkannya meraih beberapa profesi yang memang menuntut tinggi badan ideal seperti model, tentara, dan profesi lainnya. Untuk itu, setiap Mama berusaha menjadikan tinggi badan anaknya optimal.

Kabar baiknya, setiap anak bisa memiliki tinggi optimal yang disesuaikan dengan potensi yang dimilikinya. Bahkan, bila kedua orangtuanya bertubuh pendek, anak tetap memiliki potensi untuk punya tinggi badan maksimal. “Ia bisa lebih tinggi 8,5 cm dari orangtuanya. Jadi kalau kedua orangtuanya punya tinggi 150 cm, ia bisa punya tinggi 158 cm,” ungkap DR. dr. Aman B Pulungan, Sp.A, MD, ahli endokrinologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dengan pertambahan tinggi badan itu, lumayan kan.

Pekerjaan rumah bagi orangtua adalah memaksimalkan potensi tinggi badan anak. Orangtua harus memberikan yang terbaik bagi anak. Hal ini dimulai sejak anak bayi, kemudian memasuki fase anak, lalu memasuki fase pubertas. Apa sajakah itu? Berikut cara alami menambah tinggi badan anak dari dokter yang berpraktik di AP & AP Pediatric, Growth, and Diabetes Center:

Nutrisi

Untuk bayi, berikan ASI karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Di masa 0-6 bulan, berikan ASI eksklusif atau hanya ASI, tambahan makanan dan minuman apa pun. Kemudian selepas 6 bulan, anak boleh mendapatkan MPASI atau Makanan Pendamping ASI. Berikan MPASI secara bertahap.

Selepas fase bayi, anak masuk fase anak lalu remaja (pubertas). Pada fase ini, anak perlu mendapatkan makanan bergizi seimbang yaitu makanan penambah tinggi badan balita. Cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.  Di antara berbagai sumber makanan tadi, pastikan agar anak menerima makanan kaya protein seperti telur. Putih telur adalah bagian yang kaya akan protein. Susu juga perlu diberikan karena mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk membentuk protein alami di dalam tubuh. Jangan lupa juga untuk memberikan daging tanpa lemak. Dengan asupan protein yang tinggi, tinggi badan anak dapat bertumbuh secara signifikan.

Jangan lupakan juga asupan kalsium dan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang seperti susu, bayam, kubis, ikan, jamur, brokoli. Selain kalsium dan vitamin D, konsumsi juga makanan yang mengandung protein tanpa lemak seperti daging ayam, sapi, ikan, makanan penambah tinggi badan balita serta makanan yang mengandung zinc seperti kepiting, labu, kacang.

  1. Istirahat yang Cukup

Hal sederhana paling utama yang dapat Ibu lakukan adalah memastikan bahwa si kecil tidur lebih awal pada malam hari, setidaknya 10 hingga 12 jam. Tanpa istirahat yang cukup, tubuh anak remaja dapat mengalami gangguan pertumbuhan. Biasakan untuk mengajak anak tidur lebih awal satu jam untuk memenuhi jam-jam pertumbuhan secara maksimal dan pasti.  Ingat, pada saat tidur, tubuh secara otomatis memproduksi hormon pertumbuhan atau HGH. Sebaiknya tidur lebih awal agar bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup yaitu 9 hingga 10 jam.

  1. Olahraga

Lakukan olahraga secara rutin dan teratur. Selain membuat tubuh sehat dan bugar, rutin melakukan olahraga diduga juga bisa membantu dalam menambah tinggi badan. Hormon pertumbuhan 75% secara alami diproduksi selama waktu tidur.Maka dari itu tidur nyenyak sangat dianjurkan. Jumlah tertinggi hormon pertumbuhan dilepaskan selama periode tidur nyenyak.

  1. Perhatikan Anak di Masa Puber

Kenapa? Sebab, potensi tinggi anak juga dapat dilihat ketika ia memasuki masa puber. Pada anak perempuan masa puber akan dialami di rentang usia 8 tahun-13 tahun. Sedangkan pada anak laki-laki 9-14 tahun. Semakin cepat anak mengalami masa puber, semakin cepat pula pertumbuhannya akan terhenti.

Makanan Penambah Tinggi Badan Balita

Tinggi badan anak pada masa puber akan menentukan seberapa besar potensi tingginya kelak. Untuk perempuan, paket maksimal pertambahan tinggi pada masa puber berkisar 18-24 cm, sedangkan untuk anak laki-laki 20-26 cm.  Jadi, meski kedua orangtua pendek tapi kalau jagoan (anak laki-laki) kita punya tinggi 145 cm saat awal puber, maka potensi tingginya di akhir masa puber adalah sekitar 165-171 cm. Demikian juga dengan putri kita yang punya tinggi 140 cm saat awal puber, maka tinggi maksimalnya sekitar 158-164 cm.

Meski begitu, pada anak perempuan biasanya pertumbuhan akan terhenti 2 tahun setelah ia mengalami haid. Bila ia sudah haid di usia 10 tahun, maka di usia 12 tahun, pertumbuhannya akan terhenti. Sedangkan pada anak laki-laki, biasanya pertumbuhan tinggi maksimalnya akan diraih di akhir masa pubertas.

Untuk itu, perhatikan betul masa ini. Jangan sampai terlewat begitu saja.  Sebab selama masa puber seorang anak akan mengalami pertumbuhan yang pesat (growth spurt) sehingga tinggi badannya juga ikut bertambah. Meski begitu, akhir masa pubertas juga ditandai dengan berhentinya masa pertumbuhan, sehingga orangtua harus memanfaatkan masa ini dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai kaget bila di usia 15 tahun, pertumbuhan anak sudah terhenti.”

Ingat, bila masih dalam masa puber, anak masih dicoba untuk ditambahkan tingginya lewat suntikan hormon. Tentu setelah anak diukur dengan kurva pertumbuhan, apakah tingginya masih dalam batas normal atau tidak. Demikianlah makanan penambah tinggi badan balita untuk pengetahuan orang tua.

 

 

 

 

tags: , , , ,